Plugin Cache WordPress Terbaik Untuk Optimasi Website

Plugin cache wordpress digunakan untuk mengoptimalkan kinerja dari website Anda, jika Anda menggunakan website CMS WordPress, Anda harus segera memeriksa berapa lama untuk memuat setiap halaman. Untuk mengujinya, Anda dapat menggunakan alat GTmetrix atau merasakan sendiri dengan mengunjungi blog Anda, seperti artikel yang sudah kami buat tentang Cara Cek Kecepatan Website Menggunakan Tools Terbaik. Jika hasilnya lebih dari 4 detik berarti Anda harus melakukan sesuatu untuk melakukan optimasi pada website atau blog Anda.

WordPress adalah aplikasi web yang menjalankan sisi server, artinya WordPress memproses dan memproses data secara real-time untuk setiap pengguna individu atau permintaan pengunjung. Nah, dalam hal ini penyebab lambatnya waktu loading biasanya disebabkan oleh beberapa hal terkait, yang mana di antaranya:

  • Lalu lintas atau jumlah besar pengunjung dalam waktu bersamaan.
  • Jumlah fitur dalam tema atau plugin yang dipasang.
  • Menggunakan gambar yang memiliki size besar.
  • Code pemrograman pada tema yang berantakan.

Jika satu atau keempat hal di atas terjadi, maka output akan berakhir dengan beban pada server, yaitu lebih banyak data harus diproses untuk setiap permintaan halaman dan itu akan menguras sumber daya hosting pada Anda, seperti RAM, CPU dan ketika server bekerja dengan mencapai batas sumber daya tersebut, maka hal yang terjadi adalah website itu sulit diakses atau lambat.

Cache adalah sesuatu yang berkaitan dengan komputasi, yaitu menyimpan data sementara dalam waktu yang ditentukan, untuk mengetahu lebih dalam mengenai cache, Anda dapat melihat artikel tentang Apa itu cache? Ini penjelasan mengenai cache. Dalam hubungan ini, pengguna WordPress dapat menggunakan plugin cache yang fungsinya untuk menyimpan data dari setiap halaman yang ada.

Ilustrasi, katakanlah ada halaman posting dengan url berikut https://yourdomain.com/tips-create-blog. Tanpa cache, WordPress selalu memproses apa yang harus ditampilkan setiap kali ada permintaan untuk akses ke halaman.

Sekarang, dengan plugin cache WordPress itu hanya perlu melakukan proses satu kali, karena jika ada pengunjung lain yang mengakses halaman yang sama maka yang ditampilkan adalah data cache dari pengunjung pertama. Dampaknya sangat signifikan. Dengan berkurangnya pemrosesan data pada beban sumber daya server tentu berkurang, hal ini akan memengaruhi waktu pemuatan.

Berikut Plugin Cache WordPress Terbaik:

WP Super Cache

Ini adalah plugin cache yang paling banyak digunakan lebih dari dua juta orang, di halaman resmi tertulis bahwa plugin ini diinstal lebih dari 2 juta situs web atau blog yang menggunakan WordPress. Selain gratis, penggunaannya juga relatif mudah karena pengguna tidak perlu banyak konfigurasi untuk mengaktifkan plugin ini.

Keuntungan lain dari WP Super Cache adalah cara kerjanya yang mampu menghasilkan konten statis dari setiap halaman di blog Anda dengan menggunakan mod_rewrite yang sebenarnya lebih cepat daripada plugin lain.

Baca: Cek Kecepatan Website Menggunakan Tools Terbaik

Namun sayangnya cache hanya berfungsi untuk pengunjung tamu atau pengunjung biasa. Jika pengunjung itu login, cache tidak akan berfungsi, dan WordPress akan memproses setiap permintaan halaman seperti biasa.

Secara pribadi, saya sangat menyarankan menggunakan WP Super Cache jika hosting yang digunakan tidak memiliki teknologi cache bawaan.

LiteSpeed Cache

Sekarang banyak shared hosting menggunakan teknologi server web yang disebut LiteSpeed. Nah jika kebetulan hosting yang Anda gunakan itu memakai server web LiteSpeed, maka sangat disarankan untuk menggunakan plugin ini.

Plugin ini berfungsi dengan berkomunikasi kepada teknologi LiteSpeed ​​di sisi server untuk membuat versi cache dari setiap konten blog. Jangan mencoba memasang plugin ini jika server hosting yang Anda gunakan tidak memiliki teknologi LiteSpeed, karena kemungkinan jika digunakan maka tidak akan berfungsi dengan baik.

Saat ini, saya menggunakan cloud hosting yang juga menggunakan Litespeed Web Server. Dalam hal kinerja saya tidak merasakan perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan plugin cache biasa seperti WP Super Cache, tetapi dari beberapa referensi dan tes yang saya cari di internet LiteSpeed ​​Cache jauh lebih unggul ketika hosting tersebut menggunakan teknologi Litespeed pada sisi servernya.

Baca: Memasang Google Analytics Pada Website Anda

W3 Total Cache

W3 Total Cache merupakan salah satu plugin cache yang paling lengkap untuk urusan mengoptimasi sebuah website. Plugin ini telah di install dan aktif lebih dari 1jt+ pengguna pada halaman resmi sejak artikel ini di rilis. Untuk performa dan juga cara penggunaannya itu tidak jauh berbeda dengan plugin-plugin sebelumnya, pada W3 Total Cache terdapat fitur CDN (content delivery network), fitur ini dapat mengurangi beban bandwidth pada server Anda.

Plugin ini bisa Anda gunakan gratis maupun berbayar jika ingin mendapatkan fitur yang lebih, namun untuk versi gratis saja sudah cukup untuk membuat website Anda menjadi lebih cepat

WP Rocket Cache

WP Rocket Cache merupakan plugin cache premium dengan kualitas terbaik, dengan harga $49 untuk 1 website, Anda sudah bisa menggunakan semua fitur terbaik dari WP Rocket dan membuat load website Anda menjadi lebih cepat, karena kecepatan website merupakan hal yang terpenting dalam SEO.

Harga tersebut sudah sebanding dengan apa yang akan Anda dapatkan jika menggunakan plugin ini. Banyak fitur dari WP Rocket yang tidak tersedia pada plugin cache lain, sehingga tidak perlu diragukan lagi.

Kesimpulan

Waktu pemuatan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan dalam artikel ini, menginstal plugin cache pada WordPress adalah cara untuk mempercepat loading pada sisi server. Semoga dalam kesempatan lain saya dapat berbagi tentang mengurangi waktu pemuatan di tingkat sisi client. Jika ada yang memiliki referensi plugin cache andalan, bisa tulis pada kolom komentar dibawah ini.

1 thought on “Plugin Cache WordPress Terbaik Untuk Optimasi Website”

Leave a Comment